jump to navigation

Jika seekor kodok…. September 12, 2009

Posted by atyaga1177 in Motivation, Passion.
add a comment

Jika seekor kodok ditaruh dalam panci berisi air dari kolam tempat tinggalnya, kodok itu akan tetap dalam panci, tanpa bergerak,
sementara airnya pelan2 dipanaskan. Kodok itu tidak bereaksi terhadap meningkatnya suhu dalam panci serta perubahan dalam
disekelilingnya. Lalu saat airnya mendidih, kodok itupun mati dalam keadaan gendut dan bahagia.

Tapi seandainya kodok tersebut dimasukkan ke dalam panci air yang sudah mendidih, kodok itu akan langsung melompat keluar
dengan kulit terkelupas tapi tetap hidup.

Kita sering kali seperti kodok yang direbus tadi. Kita tidak menyadari perubahannya. Kita kira semua baik-baik saja, keadaan buruk
akan segera berlalu, tinggal menunggu waktu. Kita siap mati karena telah kehilangan hal terpenting dalam hidup kita, tapi bukannya bereaksi,
kita malah duduk berendam dengan apatis dalam air yang lama-lama kian panas.

Kodok yang direbus beranggapan bahwa yg terpenting adalah sikap patuh, bukan kemampuan. Siapa yang mampu pasti menjadi pemimpin,
sementara yg memiliki akal sehat akan patuh. Jadi apa arti semua ini? Lebih baik berhasil melewati situasi dgn kulit sedikit terkelupas,
tapi masih hidup dan siap bereaksi.

(Paulo Coelho, The Winner Stand Alone)

The Winner & The Looser August 31, 2009

Posted by atyaga1177 in Commitment., discipline, Motivation, Passion.
Tags: , , , ,
add a comment

Seekor kelinci sedang bersantai di tepi pantai. Tiba-tiba datang seekor rubah besar yang hendak memangsanya.

Lalu kelinci itu berkata : “ Kalau kamu memang berani, mari kita berkelahi di lubang kelinci. Yang kalah akan menjadi makanan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.”

Rabbit&Tiger

Sang rubah jantanpun tertantang dan berkata: “ Ok, saya setuju…masa rubah kalah oleh kelinci..” Dan mereka pun masuk ke lubang kelinci.

Sepuluh menit kemudian, kelinci keluar sambil membawa sepotong daging rubah.

Sang Kelinci bersantai kembali di tepi pantai sambil memakai kaca mata hitamnya, tiba-tiba datang seekor beruang besar yang hendak memangsanya.

Lalu kelinci berkata: “ Kalau kamu berani, mari berkelahi di lubang kelinci, yang kalah akan menjadi makanan yang menang dan saya yakin saya akan menang.”

Beruang merasa tertantang dan berkata: “ Baik, saya setuju. Masa Beruang kalah dengan kelinci…”

Mereka pun masuk ke dalam lubang kelinci. Tiga puluh menit kemudian sang kelinci keluar dari lubangnya sambil membawa daging beruang.

Hari pun semakin gelap, kemudian sang kelinci melongok ke dalam lubangnya dan berkata : “ Hai Harimau…cepat keluar..kita lanjutkan lagi besok..!”

Harimau pun berkata :” Kerja sama kita sukses hari ini, kita makan kenyang dan aku tidak perlu mencari dan mengejar-ngejar mangsa.”

The winner selalu berpikir mengenai kerja sama, sementara The Looser selalu berpikir bagaimana menjadi tokoh yang paling berjaya.

Gambar diambil dari : picture-book.com/taxonomy/term/690?page=3

Cerita diambil dari hasil seminar-seminar yg diikuti