jump to navigation

Dampak Krisis Keuangan Global

Entah mengapa, akhir-akhir ini aku lagi malas menulis, bukan karena tidak punya ide, bukan karena tidak punya waktu, entahlah mengapa.

Malas untuk melakukan apapun, hari-hariku aku gunakan untuk blog walking ke beberapa blog atau web, baik blog local maupun internasional. Aku kunjungi juga web-web berita, web hiburan dan web lainnya.

Sementara di dunia lain, berita mengenai krisis keuangan global yang melanda Amerika pada umumnya dan eropa menarik perhatianku. Akibat krisis ini, bisnis keuangan terguncang hebat. Konon kabarnya banyak kabar perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bisnis keuangan (Bank) kekurangan dana (likuiditas minim), sementara itu tingkat suku bunga bank sentral dunia turun, sebaliknya suku bunga bank sentral Indonesia menaikkan suku bunganya. Aku tidak mengerti, apakah perbedaan kebijakan ini berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat pada umumnya, yang jelas sebelum adanya krisis ini, masyarakat masih tertekan dengan kenaikan harga minyak mentah dunia 2, 3 bulan yang lalu. Krisis keuangan global ini, saat ini masih belum terasa pada tingkat sector riil, masih menggantung di atas, masih urusan masyarakat segmen atas. Aku berharap dalam beberapa bulan ke depan tidak berpengaruh besar dalam kehidupan masyarakat luas.

Aku baca berita-berita di media cetak,

1.500 perusahaan di Jawa Barat akan menutup usahanya, karena kekurangan order..

..sebanyak 20.000 karyawan akan kehilangan pekerjaannya karena perusahaan kekurangan order..

Data pemerintah AS yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang di PHK bertambah 15.000 menjadi 478.000 untuk pekan yang berakhir pada 18 Oktober 2008.

Lalu, apa yang harus kita siapkan untuk menghadapi kondisi seperti ini ?

  1. Kita tetap mendekati Tuhan yang punya dunia ini, memohon agar kita tetap sehat dan mohon selalu dalam lindunganNya.
  2. Apabila kita dalam kondisi stress, harus dapat mengendalikan stress tersebut.
  3. Tetap berusaha agar kehidupan harus lebih baik dari hari kemarin, dengan selalu berusaha yang terbaik dalam setiap kegiatan yang dijalankan.
  4. Kelola setiap pengeluaran uang, buat prioritas utama.
  5. Cari setiap peluang yang dapat menghasilkan uang ( yang halal ).
  6. Tetap disiplin dan tertib, tidak mengurangi nilai kita sebagai manusia yang baik.
  7. Tetap semangat, pantang menyerah.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: