jump to navigation

Obama – McCain Tangani Krisis November 23, 2008

Posted by atyaga1177 in Democracy, McCain, Obama, Passion.
Tags:
2 comments

Sekali lagi, ingin saya katakan bahwa tulisan ini bukan masalah kemenangan pemilihan Barack Obama menjadi Presiden Amerika Serikat tapi bagaimana hubungan yang baik, sportifitas dan kepentingan negara yang dilakukan oleh Obama dan McCain. Dua tokoh yang saling berebut kemenangan dalam pemilihan presiden. Setelah pesta demokrasi usai dan telah ditentukan siapa pemenangnya, justru mereka bersama-sama bagaimana membangun negara dalam menghadapi krisis keuangan global ini. Bukan saling menuntut dan tidak puas hasil pemilihan. Kepentingan negara lebih diutamakan tidak mengutamakan kepentingan politik dan partainya. Dibawah ini, sedikit kutipan setelah keduanya mengadakan pertemuan.

Dengan semangat bipartisan, kami sudah melakukan pertemuan tentang pembentukan era baru Amerika Serikat. Saya harap kami dapat bersama-sama membuang hal yang tidak perlu dalam pemerintahan dan mengutamakan kerja sama di Washington dalam rangka memulihkan kembali kepercayaan terhadap pemerintah. Kami akan membawa kembali kesejahteraan serta memberikan peluang bagi keluarga pekerja kasar Amerika Serikat. Kami harap kebersamaan ini dapat memecahkan segala tantangan krisis financial, membentuk kebijakan energi baru dan melindungi keamanan Negara kita..”

Terus terang, untuk saya yang tinggal di Indonesia kejadian ini sangat luar biasa karena sangat jarang bahkan tidak pernah terjadi. Yang ada adalah ribut dan ribut terus, saling tuntut, saling menjatuhkan satu sama lain, saling mengerahkan pendukungnya untuk melawan dan berhadapan dengan polisi. Sementara yang bersangkutan diam di rumah, sementara di luar rumah pendukungnya dipukuli oleh polisi. Kasihan…. Andai saja para pemimpin di negara ini (Indonesia) melihat contoh yang dilakukan oleh Obama dan McCain, pemilihan yang akan dilaksanakan di tahun 2009 akan berjalan aman dan indah. Satu sama lain saling menghargai, satu sama lain berpikir sama, bahwa kepentingan negara (rakyat) adalah segalanya, lebih penting dari kepentingan partai atau golongannya.

Pelajaran yang sangat berharga dari pemilihan presiden Amerika Serikat ini bagi Indonesia, khususnya buat saya. Bagaimana menjadi manusia yang sportif, bagaimana menjadi manusia yang berjiwa besar dan bagaimana menjadi manusia yang mempunyai nilai, bukan sebagai manusia yang hanya numpang hidup di dunia ini.


Advertisements

Kemenangan Barack Obama (McCain sportif banget..) November 10, 2008

Posted by atyaga1177 in Democracy, McCain, Obama.
Tags:
add a comment

Setelah melihat hasil perhitungan suara dan Obama dinyatakan sebagai pemenang pemilihan Presiden Amerika , McCain menyampaikan pidato kekalahannya dan memberikan selamat kepada Obama.

Saat ini, Amerika sedang berada di masa sulit. Malam ini saya berjanji akan membantu dia (Obama) menghadapi segala tantangan. Saya imbau seluruh warga Amerika Serikat tak hanya memberi selamat, tetapi juga ikut bekerja sama menemukan jalan guna kemajuan Amerika. Wajar jika malam ini kita kecewa, tetapi esok kita harus tetap maju dan bekerja sama demi Amerika Serikat.”

“ Saya dan Obama memiliki argument yang berbeda dan kami sama-sama berupaya untuk menang dalam pemilihan umum ini. Akan tetapi kita adalah satu kesatuan, Amerika

(sumber : PIKIRAN RAKYAT halaman 7, 6 Nov 2008)

Terus terang saya terharu membaca pidato McCain ini, begitu sportifnya. Pikiranku langsung ke negeriku, Indonesia. Kapan kita seperti ini, masih jauhkah perjalanan negeriku ini menuju demokrasi yang sebenarnya ? Apakah para pimpinan di Negaraku ini merasa malu melihat kejadian yang sering terjadi di negeri ini ? Saling serang satu sama lain, setelah kekalahan pemilihan kepala daerah atau presiden. Kalau saling serang itu antara pimpinannya, saya masih bias mengerti, hanya melibatkan 1 lawan 1 atau 2 lawan 2, tapi yang terjadi adalah saling serang antar pendukungnya. Bayangkan, dengan mengatasnamakan loyalitas kepada pimpinannya, pendukungnya di adu dengan polisi, di adu antara masyarakat dengan masyarakat. Kenapa tidak pimpinannya saja yang berkelahi.

Tahun 2009, Indonesia akan mengadakan pemilihan umum, baik pemilihan anggota legislative maupun pemilihan presiden. Dapat dibayangkan, apabila para tokoh politik masih tetap dengan egonya atau masih mementingkan kelompoknya, berapa ratus, masyarakat yang terluka.

Memang benar, sistemnya belum sempurna tapi bukan berarti kalau kalah, mengerahkan pendukungnya untuk saling menyerang, tapi seharusnya perbaiki sistemnya sama-sama. Lihat dari kepentingan Negara, bukan kepentingan kelompoknya.

It’s time to Act…